Cari artikel dengan keywords

Cerita Pengalaman Pertama Kali Ikut Event Lari Bersama UI Half Marathon

Jumat, 16 Oktober 2026

Tidak ada komentar
Cerita Pengalaman Pertama Kali Ikut Event Lari Bersama UI Half Marathon

Assalamualaikum
Halo semuanya~

Setelah sekian lama merutinkan olahraga lari, akhirnya saya ikut event lari pada 11 Oktober 2026. Tepatnya, event lari yang diselenggarakan di kawasan UI dengan nama UI Half Marathon. Alhamdulillah, new achievement unlocked!

Jujur, saya nggak menyangka akan beneran ikut event lari resmi. Karena dulu sempat berpikir kalau ikut event lari itu cuma buang-buang uang.

Kalau mau lari, ya lari saja. Ngapain bayar untuk lari? Toh juga nggak akan bisa podium!

Lho, kok sekarang akhirnya ikut event lari resmi! Apa alasannya?

Alasan Ikut Event Lari Resmi


Setelah dewasa ini, saya sadar kalau segala hal yang menurut kita nggak akan dilakukan atau mustahil dilakukan, pada suatu ketika malah dilakukan karena berbagai pemicu. Jadi, sepertinya memang nggak ada yang namanya idealis, terutama dalam diri saya sendiri.

Nah, apa saja pemicu yang membuat saya mau mengeluarkan uang, hanya untuk menguras tenaga dan keringat?

Alasan pertama adalah karena terlalu sering melihat story/update-an teman-teman yang ikut event lari. Teman kuliah, teman kerja, pokoknya semua teman yang ada di Instagram benar-benar memicu rasa penasaran untuk mencoba event lari resmi.

Si A yang sepertinya dulu anti olahraga, tiba-tiba mengunggah foto beberapa event lari yang dibeli di FotoYu. Si B, C dan D mengunggah foto setelah berhasil menyelesaikan lari 10K. Si E yang memang suka lari, sekarang upgrade ikut event trail, padahal dia sudah punya dua orang anak! Kok, bisa? Kok dia punya waktu dan tenaga untuk ikut trail yang bisa menghabiskan waktu lebih dari 4 jam?

Jujur, pencapaian teman-teman itu tanpa sadar menjadi semangat bagi saya untuk suatu saat ikut event lari juga. Namun, saat itu masih di tahap, oke deh, nanti ikut event lari kalau ada teman.

Nah, berarti teman adalah kunci! 

Tapi kan sudah ada mereka, yang suka mengunggah foto lari di Instagram! Ajak mereka, dong!

Masalahnya adalah nggak semua dari mereka itu teman akrab. Saya nggak mungkin tiba-tiba mengajak ikut event lari bersama.

Sebenarnya, ada yang merupakan teman akrab, tapi saya merasa pace saya dan dia jauh berbeda. Jadi nanti kalau janjian ikut event lari, kami pasti terpisah. Ditambah lagi, pasti teman-teman tersebut nggak mau ikut kategori 5K, minimal 10K! Sementara saya sebagai pemula, ingin mencoba di kategori 5K dulu.

Singkat cerita, waktu itu saya janjian dengan Tika di Blok M karena kebetulan dia sedang menginap di Jakarta. Tika adalah teman kuliah sekaligus teman kerja di Cilegon. Dan sekarang kami sama-sama sudah resign dari perusahaan, namun Tika masih tinggal di Cilegon bersama keluarga kecilnya.

Setelah resign, Tika mulai rajin berolahraga seperti pilates, lari, dan bersepeda. Padahal dulu dari kuliah sampai kerja dia terlihat tidak melakukan olahraga apa pun. Intinya, saya merasa Tika adalah orang yang tepat untuk diajak ke event lari 5K. 

D: Tik, kapan-kapan kita ikut event lari bareng, yuk! Eh, bukan lari, tapi jalan bareng!! hahaha 
T: Yuk, boleh, gw juga nggak bisa lari kenceng!

Alhamdulillah, akhirnya menemukan teman yang satu pace lari!

Oke, sudah ada teman, dan sekarang yang perlu dilakukan adalah mencari dan memilih event lari yang menarik!

Kenapa Ikut Event UI Half Marathon 2026?


Sekitar bulan Mei 2026, saya melihat postingan event UI Half Marathon di Instagram. Tanpa berpikir panjang, saya langsung mengajak Tika untuk ikut event lari tersebut. Alasan utamanya simpel, karena kami alumni UI. Sepertinya akan menarik jika event lari perdana adalah acara yang diselenggarakan oleh mantan kampus. Apalagi, acara lari ini diselenggarakan di area kampus UI. Jadi bisa bernostalgia sambil mengelilingi kampus UI.

Saya langsung mengajak Tika untuk ikut event Ul Half Marathon di kategori 5K. Dan Tika juga tertarik dan bersemangat untuk segera mendaftar. Alhamdulillah, kami bisa mendaftar sebagai alumni sehingga mendapat diskon. Tiket kategori 5K yang dijual Rp399.000 untuk umum, didiskon menjadi Rp319.200 untuk alumni.

Dengan begini saya baru tau kalau biaya pendaftaran event lari itu berbeda tergantung kategori jarak yang dipilih. Semakin jauh, semakin mahal. Seperti event UI Half Marathon ini. Sebenarnya, untuk kategori 5K dan 10K sama saja apa yang didapatkan, seperti jersey lari, welcome kit sponsor, sertifikat dan medali. Namun, untuk kategori HM, akan mendapatkan jersey finisher. 

Sebenarnya agak aneh kenapa 10K lebih mahal dari 5K, toh benefitnya sama saja. Tapi nggak tau ya, untuk event lari yang lain. Mungkin ada perbedaan benefit antara 5K dan 10K. Kalau memang pada event lari yang lain sama saja, sepertinya saya akan selalu mendaftar kategori 5K.

Cerita Pengalaman Pertama Kali Ikut Event Lari Bersama UI Half Marathon


Tiba-tiba Sakit Dua Minggu Sebelum D-Day


Hari Senin, 28 September 2026, saya bangun pagi dalam keadaan pusing dan badan pegal-pegal. Saya mengecek ponsel dan ternyata ada pesan WA dari Tika. Intinya percakapan kami seperti ini:

T: Dil, untuk UI Run, lo nginap di sekitar UI atau berangkat dari kosan?
D: Gw nginap di rumah tante di Depok Tik.
T: Ok, gw juga mau nginap di sekitar Depok.
D: Eh, ini acaranya masih tanggal 11 Oktober, kan? Gw panik karena persis hari ini badannya sakit.

Pesan dari Tika membuat saya langsung mengecek kalender. Nggak terasa, dulu mendaftar di akhir Mei, dan tiba-tiba sekarang sudah mendekati bulan Oktober 2026. 

Jujur, saat itu agak panik, karena kondisi tubuh yang tiba-tiba drop. Biasanya saya sembuh agak lama, seminggu paling cepat. Kalau ada pilek atau batuk berdahak, biasanya sampai dua minggu. Karena Tika bertanya tentang tempat menginap, saya kira acara lari tinggal seminggu lagi.

Untungnya, saya masih punya waktu dua minggu untuk fokus pada penyembuhan. Tapi memang saya jadi nggak punya kesempatan untuk "latihan" lari.

Saya sudah berencana untuk lari di GBK minimal 3 kali dalam seminggu menjelang event UI Half Marathon. Bagaimanapun, tubuh dan kaki ini butuh persiapan. Apalagi area UI itu nggak sedatar GBK, ada jalan yang mendaki dan menurun.

Kalau dipikir-pikir, saya cukup lega merelakan absen latihan sebelum event, karena area ring GBK ditutup untuk umum. Penutupan itu dilakukan karena ada acara pertandingan bola, yaitu FIFA ASEAN Cup, yang diselenggarakan dari 24 September hingga 5 Oktober 2026.

Syukurnya, saya bisa sembuh dalam waktu seminggu dan menyempatkan diri untuk lari sore di GBK pada 8 Oktober 2026, setelah FIFA ASEAN Cup berakhir.

Pertama Kali Mengambil Race Pack


Salah satu momen yang ditunggu-tunggu adalah mengambil race pack. Sekitar seminggu sebelum event, sudah diumumkan bahwa peserta lari dapat mengambil race pack pada tanggal 9 dan 10 Oktober 2026 di Lippo Mall Kemang.

Wah, ternyata race pack dibagikan di dalam Mall! Saya kira akan dibagikan langsung di Balairung UI, Depok. Mungkin panitia sengaja mencari tempat yang posisinya di tengah-tengah Jabodetabek untuk memudahkan para peserta lari, apalagi pengambilannya di hari Jumat dan Sabtu.

Awalnya saya ingin mengambil race pack pada hari Sabtu supaya bisa bertemu dengan Tika. Tapi, setelah dipikir-pikir, sepertinya hari Sabtu akan ramai. Dan sepertinya saya akan repot bolak-balik dari kosan di Jakarta Pusat ke Lippo Mall Kemang di Jakarta Selatan, lalu ke kosan lagi dan terakhir menuju Depok. Bisa sih, nggak perlu ke kosan lagi, tapi harus siap membawa semua perlengkapan menginap+lari ke Lippo Mall Kemang, baru ke Depok.

Dengan pertimbangan tersebut, akhirnya saya memilih untuk mengambil race pack pada hari Jumat setelah salat Ashar. Ternyata keputusan saya tepat, karena pada hari dan jam itu tidak ada antrean sama sekali. Berdasarkan Instagram UI Half Marathon, antrean itu ada pada Jumat pagi dan hari Sabtu.

Cerita Pengalaman Pertama Kali Ikut Event Lari Bersama UI Half Marathon

Akhirnya Hari Itu Tiba : Ke Kampus UI untuk Lari 5K


Pada hari Sabtu sore, 10 Oktober 2026, saya sampai di rumah tante di Depok. Sudah lama tidak menginap di sana, dan suasana rumah tidak berubah. Selalu tenang dan hangat, persis seperti pertama kali merantau ke Depok untuk kuliah S1 di UI. Namun, memang ada yang kurang, yaitu sosok om yang sudah banyak membantu selama saya kuliah.

Anyways, kata orang, sebelum ikut event lari, kita harus makan dan tidur yang cukup. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk tidur jam 9 malam dan meminta dibangunkan pada jam 3.30 atau jam 4.00 dini hari. Sebenarnya saya sudah memasang alarm, tapi takut tidak terbangun sepagi itu. 

Ternyata saya bisa terbangun sebelum dibangunkan oleh tante. Kenapa ya, untuk hal-hal seperti ini kita bisa otomatis terbangun. Kalau nggak ada acara khusus, pasang banyak alarm juga nggak ada gunanya.

Yah, saya terbangun jam 4 dini hari dan langsung mandi. Setelah mandi, saya langsung menggunakan setelan lari dengan jersey UI Half Marathon yang berwarna kuning dan tidak lupa memasang BIB lari/kertas yang bertuliskan nomor peserta dan barcode sensor di belakangnya.

Saya nggak makan apa pun dan nggak minum air berlebihan sebelum pergi. Saya hanya minum satu sachet madu rasa yang didapat saat mengambil race pack. 

Sekitar jam 4.40 saya memesan Gojek menuju Stasiun Pondok Cina. Bersyukur sekali di zaman sekarang, terutama di kota besar, dini hari pun sudah ada Gojek. Mungkin sepuluh tahun lalu, belum ada abang-abang Gojek yang standby pada dini hari.

Kurang dari sepuluh menit saya sampai di depan pintu masuk Stasiun Pondok Cina. Masalah baru pun datang. Saya sudah mengirim pesan WA ke Tika dari sebelum naik Gojek, tapi sampai sekarang statusnya masih belum terkirim. Saya nggak tau, apa sinyal ponsel saya yang bermasalah atau Tika yang belum on internetnya. Bahkan saya sudah coba menghubungi dengan pulsa telepon, tapi tidak terhubung. 

Agak panik karena saya tidak bisa menghubungi Tika sama sekali. Soalnya dia adalah satu-satunya teman yang ikut event UI Half Marathon. Tapi saya ingat kalau kami sudah janji untuk bertemu di depan Stasiun Pondok Cina hingga jam 5.10 pagi. 

Tidak berlangsung lama, alhamdulillah kami bertemu di sisi luar pintu masuk Stasiun Pondok Cina, dekat rel penyeberangan ke Kampus UI.

Cerita Pengalaman Pertama Kali Ikut Event Lari Bersama UI Half Marathon


Pertama Kali Melewati Garis Start dan Finish di UI Half Marathon


Dari Stasiun Pondok Cina kami menyeberangi rel dan masuk menuju area Balairung UI. Di sana sudah banyak sekali orang-orang yang mengenakan jersey UI Half Marathon. Walaupun ternyata ada juga yang nggak pakai jersey resmi seperti teman saya Tika. Alasannya adalah salah memilih ukuran baju. Saya baru tau kalau hal itu diperbolehkan. Yang penting adalah menggunakan BIB pada bagian depan baju, karena itu yang akan menjadi bukti kalau kita start dan finish sesuai jalur yang sudah ditentukan.

Fakta lain yang baru saya ketahui saat mengikuti event ini adalah waktu mulai setiap kategori itu berbeda-beda. Sepertinya kategori HM mulai lebih dahulu. Soalnya, saat kami datang, panitia menyuruh para pelari 10K untuk mulai lari. Selanjutnya, kami yang kategori 5K disuruh mulai lari di jam 5.45 pagi, sesuai jadwal yang sudah diinformasikan.

Ada semacam gerbang awal yang ternyata itu bukan garis start resmi. Jadi dari gerbang itu kami berjalan dulu beberapa meter, baru mulai lari. Sebenarnya agak susah untuk lari karena peserta banyak sekali. Bisa dibilang, saya, Tika, dan peserta lainnya jalan dulu beberapa meter baru bisa benar-benar berlari, itu pun cuma pace 8, hehe.

Selama lari cukup seru karena ada tim hore. Dimulai dari garis start, dan di setiap pintu masuk fakultas. Sepertinya mereka mahasiswa UI yang mewakili fakultas masing-masing. Setiap tim hore itu cukup heboh dan ramai, sehingga yang berkesan adalah tim hore di depan FIB. Mereka cuma tiga orang dan memainkan alat musik. 

Selain tim hore, selama lari kami melewati dua spot minuman. Panitia memberikan segelas minuman isotonik, air mineral dan semangka. Dan setelah selesai lari, kami juga mendapatkan satu botol minuman isotonik, air mineral dan pisang.

Lari di UI benar-benar berbeda dengan di GBK. Jalanan di GBK datar, sementara di UI jalannya ada yang menanjak dan ada yang menurun. Selain itu, di UI kita bisa lari sambil melihat gedung kampus dan pohon-pohon. Sebenarnya, bagi saya dan Tika, kami lari sambil bernostalgia di kampus.

Tak terasa 40 menit berlalu dan akhirnya kami meraih garis finish. Pertama kali saya ikut event lari dan benar-benar mencapai garis finish, itu rasanya berbeda. Merasa benar-benar meraih sebuah pencapaian. Walaupun bukan peraih podium, rasanya senang sekali bisa mendapatkan medali 5K dari UI Half Marathon.

Cerita Pengalaman Pertama Kali Ikut Event Lari Bersama UI Half Marathon

Kesan Ikut Lari 5K Pertama di UI Half Marathon


Ini menjadi pengalaman berkesan yang pernah ada, dan makanya saya tuliskan di blog supaya bisa dikenang lagi nantinya.

Kenapa berkesan? Karena sudah jelas, ini merupakan event lari pertama saya yang berhasil diselesaikan. Soalnya saya tiba-tiba ingat dulu waktu sekolah, saya pernah ikut event lari di Bukittinggi dan tidak bisa menyelesaikannya. Sepertinya saat itu terpaksa ikut lari karena para murid disuruh oleh pihak sekolah untuk memeriahkan event lari.

So, ini pertama kalinya saya mendapatkan medali dari kegiatan olahraga. Memang event lari sudah sangat viral saat ini dan siapa pun bisa ikut dan mendapatkan medali. Tapi, mengingat saya dulu  benci olahraga, ini menjadi pencapaian yang nggak pernah dibayangkan.

Alasan selanjutnya adalah karena eventnya diselenggarakan di UI, tempat saya kuliah S1 dulu. Sehingga selama lari, kami bisa bernostalgia dan melihat perkembangan Kampus UI.

Bahkan setelah selesai lari, saya dan Tika memutuskan untuk mampir ke FIB (Fakultas Ilmu Budaya) dulu. Kami ingin melihat lagi gedung-gedung perkuliahan dulu dan juga tempat kami biasa terhubung dengan internet untuk keperluan download drama Korea dan konten K-Pop, hahaha.

Dan yang paling penting, alhamdulillah kami bisa mengikuti lari 5K dengan aman tanpa cedera.

***

Sekian cerita pengalaman pertama kali ikut event lari resmi, yaitu lari 5K di kampus UI bersama UI Half Marathon.

Terima kasih kepada panitia yang sudah mengelola event dengan baik dan tepat waktu. Terima kasih kepada tim hore, tim spot minuman dan tim kesehatan yang sudah standby untuk mengobati pelari yang cedera. 

Sepertinya ini menjadi artikel non-listicle yang cukup panjang di blog saya. Selama ini sudah terbiasa menulis artikel listicle, sehingga saat mencoba menulis cerita ini, saya merasa kesulitan. 

Tak terasa saya berhasil menuliskannya semengalir mungkin. Karena tujuan utamanya benar-benar untuk dibaca lagi di masa mendatang.

Terima kasih bagi pembaca yang nyasar di artikel ini. Next, apakah saya akan ikut event lari lagi, ya?

xoxo
dilakepada
Read More

Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

Rabu, 07 Oktober 2026

Tidak ada komentar

Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

Assalamualaikum
Halo semuanya~

Bisa dibilang Formula 1 menjadi motorsport yang memiliki perkembangan pesat dari sisi fanbase dalam 6 tahun terakhir. 

Berdasarkan data yang dipaparkan di website Formula1 (sumber), fanbase Formula 1 secara global itu meningkat pesat 63% jika dibandingkan dengan tahun 2018. Yang mana 42% itu adalah perempuan dan selain itu 43% penggemar berumur di bawah 35 tahun.

Fenomena ini menunjukkan bahwa sekarang Formula 1 itu bukan olahraga yang digemari oleh bapak-bapak saja, tapi juga oleh para perempuan dan anak muda.

Nah, makanya jangan heran kalau sekarang ada teman kuliah atau teman kerja perempuan yang suka update story Instagram tentang Formula 1. Berarti dia memang sudah terkena virus F1. 

*

Dan sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau teman kamu yang fans F1 itu ulang tahun? Kado apa yang sebaiknya diberikan kepada mereka? Padahal kamu nggak mengikuti F1 sama sekali!

Karena sekarang saya juga sudah suka Formula 1, jadi saya merasa bisa memberikan rekomendasi kado untuk penggemar F1.

Dan seperti biasa, tahap pertama adalah ketahui terlebih dahulu tim favorit dan driver favorit dari temanmu yang suka F1.

Kalau kamu sudah tahu, akan lebih mudah membeli kado untuk dia.

Rekomendasi Kado untuk Teman

yang Suka Formula 1


1. Jersey Resmi


Jersey menjadi pilihan kado terbaik yang saya rekomendasikan. Karena jersey itu barang yang bisa dipakai, bukan sekadar pajangan. Dan ada rasa bangga jika memakainya di tempat umum.

Tapi ingat, sebaiknya beli jersey yang original dan pastikan itu jersey dari tim/driver favorit temanmu. Misalnya temanmu suka Charles Leclerc, berarti belikan jersey Scuderia Ferrari dengan nama Charles Leclerc/nomor punggung 16.

Harga jersey memang cukup mahal, yaitu dengan range harga 1-2 juta rupiah. Tapi kalau ingin yang lebih murah, bisa beli versi kaos kolaborasi. Misalnya, kaos edisi Oscar Piastri (driver McLaren) yang dijual PUMA. Biasanya harganya di bawah 1 juta rupiah.

Untuk jersey tim Mercedes dan Audi bisa ditemukan di official store ADIDAS. Sementara untuk jersey tim Ferrari, Aston Martin, dan McLaren bisa dibeli di official store PUMA.


Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

2. Topi


Benda resmi lainnya yang bisa dijadikan kado adalah topi. Topi juga sangat berguna dan bisa digunakan oleh siapapun termasuk wanita berhijab. Topi bisa dipakai saat menonton balap F1 dan kalau beruntung, bisa minta tanda tangan driver di topi yang dipakai.

Harga topi sedikit lebih murah daripada jersey, yaitu sekitar 700.000 sampai 900.000 rupiah. Dan kamu bisa beli di official store seperti PUMA dan ADIDAS.


Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

3. Lego Edisi F1


Lego F1 menjadi rekomendasi kado untuk teman atau pasangan kamu yang suka F1. Walaupun nggak bisa dipakai langsung, Lego F1 itu tetap spesial! Karena Lego menjadi miniatur mobil F1 dan helm driver F1, yang bisa dipajang di kamar atau rumah.

Selain itu, kegiatan merakit Lego juga menjadi kesenangan tersendiri. Sebagai penggemar F1, pasti lebih menyenangkan dan puas bisa merakit mobil F1 dari nol sampai benar-benar jadi. Jadi kebahagiaannya double, bahagia saat diberi kado lego F1, dan bahagia saat bisa merakit dan memajangnya.

Untuk harga, sangat beragam, tergantung ukuran legonya. Yang termurah adalah minifigure F1 seharga 59.000 rupiah, dan termahal bisa di atas 5 juta rupiah. Jadi untuk lego F1, kamu bisa beli sesuai budget. Berapa pun harganya, temanmu pasti senang saat mendapatkan lego F1 favoritnya.


Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

4. Hot Wheels F1


Selain Lego mobil F1, kamu juga bisa memberikan kado berupa Hotwheels F1. Perbedaannya adalah, Hotwheels tidak perlu dirakit lagi. 

Seperti biasa, jangan lupa beli Hot Wheels berdasarkan tim favorit temanmu. Atau, kamu juga bisa beli Hotwheels semua tim, karena biasanya penggemar F1 suka mengoleksi semua mobil sampai lengkap. Tapi koleksi yang utama tetap tim favoritnya.


Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

5. Keychain F1


Barang kelima ini berbeda dengan 4 rekomendasi di atas. Jersey dan topi itu masuk dalam kategori pakaian dan merupakan produk resmi dari brand terkenal. Lalu, Lego dan Hot Wheels adalah miniatur mobil F1 yang juga merupakan produk dari brand terkenal.

Sementara untuk keychain kali ini adalah produk UMKM yang tentu harganya lebih murah, yaitu sekitar 15.000 - 50.000 rupiah. Walaupun murah, saya yakin temanmu pasti tetap senang jika diberi perintilan tim/driver F1 yang dia sukai. 

Berikut beberapa rekomendasi produk atau toko di Shopee yang menjual keychain tema F1.


Rekomendasi Kado untuk Teman yang Suka Formula 1

***

Itulah rekomendasi 5 barang yang bisa dijadikan kado untuk temanmu yang suka Formula 1. 

Kamu bisa pilih sesuai budget dan yang penting adalah membeli sesuai dengan tim/driver favorit teman yang ingin diberi kado.

xoxo
dila
Read More

Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling

Selasa, 22 September 2026

7 komentar
Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling

Assalamualaikum
Halo semuanya~

Apa tontonan favoritmu saat makan sendirian?

Sebagai orang yang suka traveling, salah satu tontonan favorit saya saat makan sendirian di kosan, tentu adalah vlog traveling yang ada di YouTube.

Menonton vlog traveling orang lain itu sudah seperti liburan virtual gratis. Kita bisa melihat gambaran destinasi wisata yang mungkin sudah masuk ke dalam wishlist kita.

Dari vlog traveling itu, kita jadi tahu biaya yang akan dikeluarkan, seperti biaya penginapan, transportasi dan makanan. Kita mendapatkan rekomendasi makanan enak dan spot foto menarik. Selain itu, kita juga mendapatkan tips penting berdasarkan pengalaman mereka.

Pada artikel ini, saya ingin spill channel YouTube favorit saya yang niche-nya traveling dan kuliner. Semuanya YouTuber Indonesia, tapi kebanyakan menetap di luar negeri.

Note: urutan sesuai abjad

Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling



1. Channel Aziza Francienne

Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling dan Kuliner

Aziza adalah YouTuber perempuan Indonesia yang tinggal di Inggris. Sehingga video YouTube-nya didominasi oleh vlog wisata dan vlog kehidupan atau pengalaman tinggal di Inggris.

Selain itu, dia juga mengunggah vlog saat berwisata ke negara Eropa lainnya seperti Spanyol, Prancis, dan Skotlandia.

Saya suka vlognya karena pembawaannya tenang, informatif, dan editannya bagus. Pokoknya nyaman untuk ditonton.

Poin plus dari channel Aziza adalah dia beragama Islam dan berhijab. Sehingga banyak videonya yang membahas tentang rekomendasi makanan halal, hingga memperlihatkan suasana Ramadan di Inggris. Jadi, tips darinya sangat berguna untuk kita yang Muslim saat berwisata ke Inggris nanti.

Dan ternyata dia baru berhijab saat tinggal di Inggris. Wow, keren, ya! Semoga istiqamah.

Coba deh, tonton video Aziza yang ini, tentang suasana Ramadan di London, Inggris.



2. Channel Edward Halim


Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling dan Kuliner

Edward adalah YouTuber Indonesia yang pernah kuliah dan bekerja di New York, Amerika Serikat. Oleh karena itu, di awal-awal dia sering membuat video seputar kuliner dan pengalaman kerja di New York. Apalagi, pacarnya juga bekerja di New York, sehingga dia sering dibantu oleh pacarnya untuk merekam video atau membuat vlog bersama.

Katanya sih sekarang dia sudah resign dan kembali tinggal di Indonesia untuk fokus menjadi travel Youtuber. Sehingga sekarang video wisatanya sudah sangat beragam, nggak hanya di Amerika dan Eropa, tapi juga Asia dan termasuk Indonesia.

Vlog Edward cukup menarik, nyaman ditonton, pemilihan sound-nya juga pas, dan dia juga informatif. Videonya kebanyakan tentang kuliner dan wisata, tapi ada juga video tentang kunjungan ke kantor Google di beberapa negara.

Poin plus Edward adalah dia juga sering membuat vlog bersama ayahnya. Mungkin ini masih hal langka di Indonesia melihat anak laki-laki bisa berwisata berdua dengan ayah. 

Sejujurnya, saya baru menemukan channel Edward di bulan September ini. Video yang menarik perhatian saya adalah ketika dia mereview fast food kasta tertinggi di Amerika. Kalau dipikir-pikir, kita memang sudah familiar dengan Amerika, tapi ini pertama kali saya melihat Amerika dari vlog orang Indonesia.

Silakan nonton videonya di sini:



3. Channel Pieter Patonedi


Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling dan Kuliner

Pieter adalah Youtuber Indonesia yang kuliah dan bekerja di Jerman. Sehingga videonya lebih banyak tentang kuliner, wisata dan kehidupan di Jerman. Selain itu, dia juga sering mengunggah vlog saat berwisata di negara Eropa lainnya.

Sebenarnya sama seperti channel-channel di atas, saya suka video Pieter karena editannya nyaman ditonton, pemilihan sound pas, dan dia selalu memberikan penjelasan yang menambah wawasan.

Saya lupa video mana yang pertama kali saya tonton, tapi yang cukup membuat penasaran adalah ketika dia mereview beberapa restoran Indonesia di Jerman dalam satu hari.

Silakan tonton videonya di sini:



4. Channel Ria SW


Rekomendasi Tontonan/Channel YouTube Indonesia Tema Traveling dan Kuliner

Siapa sih yang nggak kenal Ria SW? Mungkin di antara channel di atas, Ria SW yang paling populer di kalangan anak muda Indonesia. Karena vlog Kak Ria itu sudah menjadi teman makan semua orang.

Jadi Ria SW adalah Youtuber Indonesia yang menetap di Indonesia dan sering membuat vlog traveling. Kalau nggak salah, dulu Kak Ria itu adalah karyawan di salah satu stasiun TV swasta sehingga dia bisa membuat vlog yang cukup profesional.

Nonton vlog Kak Ria itu seperti nonton acara traveling di TV. Dan yang membuatnya lebih istimewa adalah, acaranya dibawakan oleh Kak Ria sendiri dengan pembawaan yang tenang, ramah, dan terlihat benar-benar menikmati perjalanannya. Apalagi ada si curut, boneka kecil yang selalu menemani perjalanan Kak Ria.

Satu hal yang saya notice dari vlog Kak Ria adalah, judul videonya sederhana sekali seperti "Menggila di Vienna, French Street Food, Hello Shizuoka". Sementara Youtuber lain menggunakan judul yang lebih menarik, seperti "Belanja di supermarket termahal di Jerman" atau "Pizza termurah vs Pizza termahal di New York". Saking sudah populernya channel Kak Ria, dengan judul video yang sederhana, views-nya tetap bisa banyak. 

Saya paling suka melihat vlog Kak Ria saat ke Jepang, terutama ketika dia ke kota-kota tempat lahirnya kartun legendaris seperti Shin Chan dan Maruko.

Silakan tonton videonya di sini:

 

***

Itulah 4 channel Youtube yang sering menemani saya makan di kosan. Keempat channel itu adalah channel orang Indonesia, kebanyakan sedang atau pernah tinggal di luar negeri. 

Sebenarnya saya ingin melengkapi list rekomendasi menjadi 5 channel, tapi hingga saat ini saya masih belum menemukan channel kelima.

Mungkin kamu punya rekomendasi channel Youtube lainnya dengan niche traveling & kuliner? Silakan tulis di kolom komentar, ya.

xoxo
dila
Read More

Apa itu BOX BOX dan DNF? 10 Istilah di Formula 1 yang Wajib Diketahui oleh Fans Baru

Jumat, 11 September 2026

Tidak ada komentar
10 Istilah di Formula 1 yang Wajib Diketahui oleh Fans Baru

Assalamualaikum
Halo semuanya~

Saat pertama kali tertarik dengan Formula 1, saya merasa seperti anak sastra yang masuk kampus teknik. Benar-benar culture shock dan banyak hal yang belum saya ketahui. Seperti mekanisme balap F1 secara umum, peraturan, nama tim dan nama pembalap.

Selain itu, yang paling mengganggu pikiran adalah istilah-istilah di dunia F1 yang sering disebut oleh media atau penggemar F1. Seperti WDC, Box Box dan DNF? Apa itu?

Sebagai fans baru dengan latar belakang k-poper dan juga perempuan, saya benar-benar harus belajar sendiri tentang F1 untuk mencari tahu arti istilah tersebut. Supaya bisa makin paham dengan dunia F1. Jadi nggak sekadar FOMO mengikuti F1 karena driver-nya yang cakep dan lucu, hehe.

Nah, pada artikel kali ini, saya mencoba merangkum 10 istilah yang paling sering digunakan dan wajib diketahui oleh penggemar baru.

Ada apa saja, ya? Baca artikel ini sampai selesai, ya!

10 Istilah di Formula 1 yang Wajib Diketahui oleh Fans Baru


1. FIA


FIA adalah singkatan dari Fédération Internationale de l'Automobile yang artinya Federasi Otomotif Internasional. Kantor utama FIA berada di kota Paris dan presiden FIA saat ini adalah Mohammed Ben Sulayem (asal Uni Emirat Arab).

FIA bertindak sebagai badan pengatur dan pengawas tertinggi untuk semua kejuaraan mobil balap tingkat global. Jadi tidak hanya F1, tapi FIA juga mengatur F2, F3, Formula E, Karting dan lainnya.

Tugas utama FIA adalah pembuat regulasi, mengawasi keamanan dan keselamatan, penegakan aturan dan sertifikasi kejuaraan. 

2. WDC & WCC


WDC adalah singkatan dari World Drivers' Championship yang merupakan gelar untuk juara dunia pembalap yang diberikan oleh FIA kepada pembalap yang berhasil meraih poin tertinggi selama satu musim balapan. Poin ini dihitung dari hasil finish seorang pembalap di setiap Grand Prix dan Sprint Race. 

WCC adalah singkatan dari World Constructors' Championship yang merupakan gelar untuk juara dunia tim. Jika WDC diberikan kepada pembalap dengan poin tertinggi, maka WCC diberikan kepada tim yang memiliki poin tertinggi. Poin tersebut merupakan akumulasi poin dari kedua driver tim.

Sebagai contoh, pada tahun 2024 Max Verstappen dari Red Bull Racing meraih gelar WDC dengan poin 437. Namun, gelar WCC diraih oleh tim McLaren dengan total poin 666. Sementara pada tahun 2025, gelar WDC diraih oleh Lando Norris yang merupakan driver McLaren dan gelar WCC juga direbut oleh McLaren. 

Lando Norris WDC - McLaren WCC 2025
Ketika 2025 menjadi tahun Kemenangan untuk McLaren

3. Pole Position, P1, P2, P3, dst


Pole position adalah posisi garis start paling depan di grid balapan. Pembalap bisa mendapatkan pole position jika berhasil menjadi yang tercepat untuk satu kali lap (satu kali putaran trek balap) di sesi kualifikasi. Untuk posisi pole juga disebut P1, posisi kedua P2, posisi ketiga P3 dan seterusnya.

Setiap pembalap sangat mengharapkan pole position karena banyak yang berhasil meraih peringkat pertama di Grand Prix jika start dari paling depan.

4. Grid & Track


Grid adalah area garis-garis tempat susunan posisi mobil saat akan memulai balapan. Grid harus berada di jalan yang lurus dan garis penanda dibuat berselang-seling antara sisi kiri dan kanan jalan dengan jarak tertentu untuk alasan keamanan dan pandangan pembalap saat lampu start padam.

Track atau trek adalah lintasan atau sirkuit tempat balapan berlangsung. Satu putaran trek disebut satu lap. Setiap trek punya bentuk dan panjang yang berbeda-beda sehingga setiap Grand Prix punya ketentuan lap yang berbeda-beda pula.

Berikut contoh panjang trek dan jumlah lap di sirkuit Madring, sirkuit terbaru di 2026

10 Istilah di Formula 1 yang Wajib Diketahui oleh Fans Baru
Sirkuit Madring Spanyol dengan panjang 5,4 Km


5. Pit Box, Pit Stop, Pit Lane & Box Box


Pit Box adalah area atau petak khusus yang dialokasikan untuk setiap tim balap di sepanjang jalur pit lane.

Pit Stop adalah aktivitas menghentikan mobil secara singkat di pit box selama balapan untuk melakukan servis teknis cepat. Umumnya, untuk penggantian ban, misalnya ban soft, medium dan hard.

Pit Lane adalah jalur khusus yang berada paralel di samping trek lurus utama tempat garage tim balap berada.

Box Box adalah istilah yang digunakan race engineer untuk menyuruh pembalap masuk ke pit box. Dan sebaliknya, pembalap juga akan menyebut box box jika ingin masuk ke pit box.

6. Garage


Garage atau garasi adalah markas operasional dan ruang kerja utama bagi setiap tim yang terletak di sepanjang pit lane, tepat di belakang area pit box.

Garasi berfungsi sebagai tempat merakit, merawat, dan menyimpan dua mobil balap milik tim selama akhir pekan balapan.

Nggak hanya tim atau staf terkait yang berada di garasi. Biasanya saat akhir pekan balapan, ada keluarga/pacar pembalap dan tamu spesial (artis, dll)  yang diperbolehkan menyaksikan balapan dari area garasi.

7. DNF, DNS, & DNQ


DNS (Did Not Start) artinya tidak memulai balapan. Biasanya ini terjadi karena kendala pada mobil balap. Seperti Oscar yang DNS di Australia GP 2026.
 
DNF (Did Not Finish) artinya tidak menyelesaikan balapan. Driver biasanya mengalami DNF karena mobil bertabrakan, kerusakan mesin, kondisi fisik driver, dan alasan lainnya yang membuat driver tidak bisa menyelesaikan balapan hingga akhir.

DNQ (Did Not Qualify) artinya tidak lolos kualifikasi. Pembalap gagal memenuhi batas syarat minimum performa pada sesi kualifikasi untuk diizinkan ikut dalam balapan utama.

8. Radio


Selama balapan, pembalap bisa berkomunikasi dengan race engineer masing-masing. Komunikasi ini disebut radio. Saat menonton balapan di TV/laptop, kita bisa melihat beberapa cuplikan radio driver dan race engineer yang sudah lulus sensor.

Radio itu nggak selalu pembicaraan serius atau berkaitan dengan strategi. Kadang juga ada celotehan lucu dan konyol dari driver atau race engineer.

Berikut contoh sebuah kecelakaan yang dialami Charles (driver Ferrari) yang menyebabkan DNF, selain itu juga terdengar radio dari para driver lainnya.

 

9. Paddock


Paddock merupakan area belakang garasi di sirkuit yang menjadi pusat operasional, bisnis, dan fasilitas utama bagi seluruh tim, media, serta penyelenggara F1 selama akhir pekan balapan.

Karena fungsinya yang sangat eksklusif dan privat, area paddock tidak terbuka untuk pemegang tiket penonton biasa. Akses ke area ini membutuhkan Paddock Pass, yaitu akses termahal dan paling terbatas yang biasanya hanya dimiliki oleh anggota tim, pembalap, pejabat FIA, jurnalis, serta tamu undangan VIP/sponsor.

10. WAG


WAG adalah singkatan dari Wife and Girlfriend (istri dan pacar). Istilah ini digunakan oleh media dan penggemar untuk menyebut pasangan wanita dari para atlet profesional atau pembalap olahraga populer, termasuk di Formula 1.

Nah, kehadiran WAG di paddock, khususnya para pacar driver yang membuat saya culture shock dengan F1. Soalnya kalau di dunia K-Pop, punya pacar itu sudah seperti dosa besar. Bahkan sudah menikah pun, pasangannya selalu dirahasiakan.

10 Istilah di Formula 1 yang Wajib Diketahui oleh Fans Baru
Driver F1 dan WAG-nya


***

Itulah 10 istilah penting di dunia Formula 1 yang wajib kamu ketahui. Semoga tulisan ini membantu dan terima kasih udah mampir di blog saya.

xoxo
Dila


Read More

Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bendungan Hilir - Jakarta

Rabu, 09 September 2026

Tidak ada komentar
Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bendungan Hilir - Jakarta

Assalamualaikum
Halo semuanya

WFC (work from cafe) ataupun mengerjakan tugas kuliah di kafe sudah menjadi hal biasa di zaman sekarang.

Dulu saya pernah skeptis, "Memangnya bisa mengerjakan tugas di kafe? Bukannya berisik, ya?". Karena saya merasa lebih fokus mengerjakan tugas di kamar sendiri daripada di kafe.

Namun, sekarang pemikiran tersebut terpatahkan. Setelah mencoba langsung, saya malah lebih produktif saat mengerjakan sesuatu di kafe. Apalagi setahun ke belakang, saya selalu bimbingan tesis di kafe bersama dosen dan teman kuliah lainnya.

Sebenarnya orang-orang bisa lebih produktif di kafe karena kafe zaman sekarang memang lebih nyaman dan sangat memenuhi kebutuhan orang-orang yang ingin WFC.

Fasilitas dasar yang mendukung orang-orang WFC seperti Wi-Fi, banyak colokan listrik, dan ukuran meja yang pas untuk menaruh laptop. Selain itu, meja nggak terlalu rendah sehingga benar-benar nyaman untuk WFC lebih dari dua jam.

Selain itu, hal lain yang menjadi pertimbangan atau poin plus adalah adanya toilet, jam buka kafe (buka lebih cepat, tutup lebih lama, atau buka 24 jam), dan apalagi kalau ada musala di dalamnya. Wah, ini akan jadi idaman saya.

*
Sebagai orang yang tinggal di area Bendungan Hilir, saya menemukan banyak coffee shop. Entah itu chain coffee shop, merek lokal, merek luar, hingga independent coffee shop. Dari berbagai pilihan tersebut, saya ingin merekomendasikan coffee shop yang cocok untuk WFC di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. 

Jadi buat kamu yang ngekos di Benhil, karyawan yang bekerja sekitar Benhil, ataupun mahasiswa yang kuliah di Atma Jaya dan UPH, bisa memilih coffee shop berikut ini untuk WFC.

Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bendungan Hilir


1. Kopi Kenangan


Saya merekomendasikan Kopi Kenangan untuk WFC karena tempatnya luas. Ada lantai satu, lantai dua dan area non-AC (smoking area). Karena tempatnya luas, kalau ke sana biasanya saya dapat tempat duduk. Bahkan saat ramai pengunjung seperti hari Minggu, kita masih bisa dapat tempat duduk, walau itu di posisi tengah atau kurang privasi.

Yang pasti, Kopi Kenangan di Bendungan Hilir ini punya semua fasilitas untuk WFC, seperti Wi-Fi yang bagus, kursi dan meja yang nyaman, banyak colokan dan AC yang dingin. Dan poin plusnya adalah coffee shop ini buka 24 jam.

Untuk menu, mereka punya beragam varian kopi dan non-kopi. Sementara untuk makanan, Kopi Kenangan menjual roti, cookies, mie goreng hingga ayam goreng dan nasi.

Selain itu, Kopi Kenangan ini mudah ditemukan/diakses karena lokasinya paling dekat dengan Jl. Jendral Sudirman. Yang berarti juga dekat dengan Halte TransJakarta dan Stasiun MRT Bendungan Hilir.

Untuk detail Kopi Kenangan Bendungan Hilir, bisa baca artikel saya yang ini:

Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bendungan Hilir - Jakarta

2. Fore Coffee


Di Bendungan Hilir juga terdapat Fore Coffee yang bisa menjadi tempat WFC. Jaraknya sekitar 650 m dari Jalan Raya Sudirman. Persisnya terletak di seberang Jl. Bendungan Hilir Gang 10 atau di seberang Pizza Hut & RM Payakumbuah Benhil. 

Fore Coffee Bendungan Hilir ini tidak terlalu besar dan hanya ada satu lantai. Walau demikian, tempatnya cukup nyaman untuk WFC karena ada colokan listrik dan Wi-Fi.  

Mejanya juga beragam, ada yang kecil untuk satu orang, ada yang untuk berdua hingga berempat. Selain itu, ada tipe meja panjang yang menghadap jendela.

Menurut saya, poin plus Fore Coffee adalah selain menu kopi dan non-kopinya terkenal enak, mereka juga menjual aneka roti, kue, dan sandwich yang enak.

Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bendungan Hilir - Jakarta

3. Tomoro Coffee


Selanjutnya adalah coffee shop yang logonya lucu, yaitu Tomoro Coffee.

Coffee shop ini terletak di dekat Jl. Bendungan Hilir gang 9, yaitu persis di sebelah FamilyMart. Jaraknya dari Jalan Raya Sudirman sekitar 550 m.

Tomoro Coffee Bendungan Hilir ini tempatnya juga nggak terlalu besar dan hanya terdiri dari satu lantai. Di teras luar juga disediakan beberapa bangku untuk yang ingin merokok.

Yang pasti, Tomoro Coffee menyediakan meja yang proper, colokan listrik dan Wi-Fi untuk orang yang mau WFC. Dan poin plus untuk coffee shop yang kecil adalah suasananya nggak terlalu berisik.

Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bendungan Hilir - Jakarta

***
Itulah 3 rekomendasi coffee shop untuk WFC di Bendungan Hilir. Kalau kamu perhatikan, semuanya memiliki kesamaan. 3 coffee shop di atas merupakan kategori chain coffee shop, merek lokal yang sangat terkenal di Indonesia.

Sebenarnya ada coffee shop terkenal lainnya di Bendungan Hilir, yaitu:
- Flash Coffee, lokasinya dekat dengan Kopi Kenangan. Tapi Flash Coffee ini sangat kecil dan nggak cocok untuk WFC.
- Starb*cks, lokasinya 450 m dari Jalan Raya Sudirman. Sepertinya tempatnya besar, tapi saya pribadi nggak mendukung merek ini. (Yah, kamu taulah alasannya)

Sekian rekomendasi dari saya, terima kasih sudah mampir di artikel ini.

xoxo 
dila
Read More

5 Momen Ikonik Formula 1 di First Half of 2026

Kamis, 03 September 2026

Tidak ada komentar
5 Momen Ikonik Formula 1 di First Half of 2026

Assalamualaikum
Halo semuanya~

Sepertinya baru kemarin saya nggak sabar menunggu balap Formula 1 di tahun 2026. Eh, nggak terasa sekarang kita bahkan sudah melewati semester pertama 2026.

Sebagai fans baru, saya benar-benar enjoy mengikuti kompetisi motorsport ini. Dan nggak menyangka, saya yang dulunya cuma maniak dengan K-pop/musik, sekarang bisa paham dan histeris melihat aksi balapan para driver Formula 1 yang sangat keren!

Yup, saya adalah K-popers yang suka F1 itu!

Pada artikel ini, saya ingin merangkum beberapa momen lucu atau ikonik yang terjadi selama semester awal 2026.

Ada apa saja ya? Yuk baca artikel ini sampai selesai!

Momen Ikonik Formula 1 di First Half of 2026


- Announcer salah sebut nama Kimi Antonelli


China GP menjadi kemenangan pertama bagi Kimi Antonelli di tahun 2026. Hal itu juga menjadi kemenangan perdana Kimi setelah bergabung dengan tim Mercedes sebagai driver utama pada 2025. 

Namun, momen berharga itu sedikit terganggu karena kesalahan yang dibuat oleh announcer saat pengumuman pemenang. Announcer menyebut juara pertama adalah pembalap dari Italia, yaitu Kimi Räikkönen, bukan Kimi Antonelli. Hal itu sontak membuat Kimi dan semua orang yang ada di sekitar podium, terheran dan tertawa.

Kimi Räikkönen adalah pembalap F1 asal Finlandia yang sudah pensiun sejak tahun 2021. Dia pernah mendapatkan gelar WDC saat menjadi pembalap di tim Ferrari. Memang nama Kimi sudah cukup identik dengan Kimi Räikkönen, dan mungkin announcer tersebut kangen dengan pembalap yang dikenal sebagai Ice Man.  

Jujur, awalnya saya  mengira Andrea Kimi Antonelli nge-fans dengan Kimi Räikkönen, sehingga dia lebih memilih nama panggung Kimi daripada Andrea.

Kamu bisa lihat videonya di postingan Instagram Mercedes berikut:

- Charles Leclerc pakai baju Lewis Hamilton


Sama seperti atlet olahraga lainnya, pembalap F1 juga memiliki "nomor punggung". Nomor tersebut bisa ditemukan di livery mobil, helm, baju balap, sepatu dan lainnya.

Saat event balap di Barcelona-Catalunya, Charles Leclerc datang dengan jersey Scuderia Ferrari merah dan jeans hitam di Practice Day 1.

Mungkin itu setelan yang biasa bagi seorang driver saat datang ke paddock. Namun, yang menarik perhatian orang-orang, ternyata Charles memakai jersey nomor 44.

Memang nomor itu berada di kiri bawah baju dan ukurannya cukup kecil. Tapi mata jeli semua fans nggak bisa dihindari. Semua orang tahu kalau nomor 44 adalah nomor Lewis Hamilton. Sementara nomor Charles adalah 16. 

Entah itu kesalahan staf atau memang Charles sedang meminjam baju Lewis. Yang pasti, itu menjadi momen ikonik yang membuat semua fans di paddock maupun di media sosial terhibur.


- Kim ambil handuk Kimi di Monaco GP


Ketika Lewis Hamilton diisukan berpacaran dengan Kim Kardashian, semua fans heboh dan nggak setuju. Dan isu itu akhirnya menjadi fakta ketika Lewis benar-benar mengundang Kim ke ajang balap F1. 

Kim bersama adiknya, Khloe, datang ke Monaco GP yang diselenggarakan pada 5-7 Juni 2026. Itu menjadi momen yang sangat heboh dan hampir semua media menyoroti gerak-gerik Kim. Sebagai fans baru, saya merasa Kim menjadi WAG yang paling fenomenal saat itu.

Kedatangan Kim ternyata menjadi pemicu semangat bagi Lewis, sehingga ia bisa meraih posisi ke-2 yang merupakan posisi tertinggi (hingga saat itu) yang diraih Lewis setelah bergabung dengan tim Ferrari.

Kim pun ikut menyaksikan Lewis naik ke podium bersama pemenang pertama yaitu Kimi dan ketiga adalah Isack Hadjar. 

Lalu momen lucu pun terekam oleh berbagai kamera. Terlihat mbak Kim mengambil sebuah handuk yang ada di sebuah meja. Meja tersebut memang posisinya di bawah atau di track, yang mana di atas meja terdapat handuk dan air mineral yang diperuntukkan untuk para pemenang.

Kebetulan handuk yang diambil berada di meja untuk pemenang pertama, yang berarti punya Kimi. Momen itu sangat viral di internet, bahkan para staf Mercedes ikut membuat konten lucu tentang hal itu.

Saking viralnya, sampai-sampai mbak Kim notice dan akhirnya menghadiahkan handuk baru untuk Kimi.


- One Direction versi F1


Salah satu momen ikonik di tahun 2026 adalah terbentuknya One Direction versi F1. Karena terdapat lima orang dengan KTP Inggris, yaitu Lewis Hamilton, George Russell, Lando Norris, Ollie Bearman dan Arvid Lindblad.

Otomatis mereka menjadi wajah utama di cover British GP di postingan akun resmi Formula 1. Selain itu mereka juga disatukan di atas panggung, saat acara menyapa para fans.

Dengan fenomena ini, saya jadi tahu Formula 1 didominasi oleh pembalap Inggris. Selain itu, kantor utama tim F1 juga mayoritas berada di Inggris, walau nggak semuanya berasal dari Inggris.

- McLaren kamuflase jadi Aston Martin


Selanjutnya adalah momen yang cukup ikonik, khususnya bagi para penggemar McLaren.

Masih di British GP 2026, McLaren meluncurkan livery khusus dengan warna putih dan hijau tua. Hal itu terinspirasi dari mobil McLaren M2B yang merupakan mobil pertama mereka.

Awalnya saya suka melihat warna livery McLaren tersebut, karena terlihat lebih mewah dan elegan. Apalagi, para drivernya juga mengenakan baju berwarna putih.

Tapi setelah turun ke trek, saya merasa frustrasi karena sulit mengenali mobil McLaren dari jauh. Bahkan livery spesial McLaren itu terlihat seperti Aston Martin.

Ternyata nggak hanya saya, para fans McLaren lainnya juga merasakan hal yang sama. Dan pada akhirnya kami merindukan livery McLaren berwarna oranye mentereng yang dulu sering dianggap terlalu ngoren.
@_chocodilla jujur janggal lihat McLaren bukan warna papaya. #mclaren #formula1 #britishgrandprix #landoscar #f1car ♬ original sound - Noah

***

Itulah lima momen ikonik Formula 1 selama semester pertama 2026. Jadi nggak sabar melihat momen ikonik lainnya. 

Bagaimana menurut kamu? Ada momen ikonik lain yang belum masuk di list ini? Tuliskan di kolom komentar, ya!

xoxo
Dila
Read More