Pengalaman Belajar Bahasa Spanyol Otodidak Dengan Duolingo

Sabtu, 28 Februari 2026

Tidak ada komentar
Cara Belajar Bahasa Spanyol Otodidak untuk Pemula: Pengalaman Pakai Duolingo

Assalamualaikum
Hola Amigos~

Saya pernah bilang pada diri sendiri untuk nggak akan belajar bahasa baru! Karena saya merasa kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Korea saya belum memuaskan. Oleh karena itu, saya ingin fokus ke dua bahasa itu saja dan nggak mau menambah beban dengan mempelajari bahasa baru.

Dan semuanya akan preeett pada waktunya! Karena saya tiba-tiba ingin belajar bahasa Spanyol!

Note: artikel ini bukan iklan Dualingo, tapi pure pengalaman pribadi!


Pengalaman Belajar Bahasa Spanyol Otodidak Dengan Duolingo



Kenapa Bahasa Spanyol?


Ada banyak bahasa di muka bumi ini, kenapa memilih belajar bahasa Spanyol? Jujur, saya nggak bisa menjawab secara gamblang pertanyaan tersebut. Sama halnya ketika saya tertarik dengan Formula 1 yang dipicu oleh beberapa faktor yang saling berkaitan, begitu juga dengan keinginan belajar bahasa Spanyol. 

Jadi apa yang membuat saya ingin belajar bahasa Spanyol? Setidaknya ada tiga kondisi yang membuat saya ingin belajar bahasa Spanyol:

Pertama, karena Formula 1.

Motorsport ini benar-benar mempengaruhi kehidupan saya yang mana dulu cukup berpusat pada hiburan dari Korea Selatan. Setelah kenal F1, saya jadi mengikuti semua konten dan berita tentang F1. Hal yang baru saya sadari adalah driver itu berasal dari negara yang berbeda-beda seperti Australia, Inggris, Monaco, Spanyol, Jerman dan lainnya. Lalu terbesit ide untuk mempelajari salah satu bahasa mereka. Lumayan kan, nanti kalau ketemu bisa pakai bahasa nasional mereka, hehe.

FYI driver F1 favorit saya adalah Lando Noris dan Charles Leclerc. Lando berasal dari Inggris dan tentu saja nggak masuk list bahasa baru, sementara Charles dari Monaco yang ternyata di sana bahasa nasionalnya adalah bahasa Perancis. Seharusnya saya belajar bahasa Perancis, tapi karena bahasa ini sepertinya susah, akhirnya saya memilih belajar bahasa Spanyol saja. Pemilihan ini bisa dijelaskan pada alasan selanjutnya.

Pengalaman Belajar Bahasa Spanyol Otodidak Dengan Duolingo
Carlos Sainz Jr - Driver F1 asal Spanyol

Kedua, karena media sosial.

Beberapa kali saya melihat konten di TikTok tentang beberapa orang dari negara berbeda mengucapkan sebuah kata. Entah itu membandingkan pelafalan kata bahasa Inggris atau membandingan sebuah kata dalam bahasa mereka masing-masing. Bahasa Spanyol menarik perhatian saya, karena pelafalan mereka mirip dengan bahasa Indonesia dan ada beberapa homofon.

Ketiga, karena orang lain.

Saya melihat sepupu saya yang belajar bahasa Mandarin di aplikasi Dualingo. Timbul keinginan belajar bahasa baru di Dualingo, tapi nggak mau bahasa Mandarin.

Nah, ketiga hal itu berhasil membuat saya ingin belajar bahasa Spanyo otodidak menggunakan aplikasi Dualingo. 


Belajar Bahasa Spanyol dengan Aplikasi Dualingo


Ini bukan pertama kali saya menggunakan Dualingo. Beberapa tahun lalu saya sudah menggunakannya untuk melatih bahasa Korea.

Sekarang saya memilih aplikasi Dualingo untuk belajar bahasa Spanyol secara otodidak karena sepertinya memang aplikasi ini cukup terkenal sebagai media belajar bahasa secara online. Selama ini, akun Dualingo juga sering muncul di fyp TikTok. Jadi saya merasa Dualingo sudah seperti top of mind sebagai aplikasi belajar bahasa asing.

Setelah sudah lama nggak menggunakan Dualingo, kesan saya terhadap aplikasi ini adalah sepertinya nggak ada perubahan besar sehingga saya dapat dengan mudah mengikuti alurnya.

Begitu saya coba lagi aplikasi Dualingo untuk belajar bahasa Spanyol, saya menyadari satu hal. Ternyata metode pembelajarannya seperti berkomunikasi dengan anak bayi. Pelajaran pertama bukan mengenal huruf tapi langsung menyebutkan kalimat sederhana.

Untuk bahasa Spanyol pelajaran pertama adalah memesan di kafe. Sehingga frasa kuncinya seperti: 
- Un té, por favor = Satu teh, tolong.
- Quiero un café con leche = Saya mau kopi dengan susu
Kosa kata yang dipelajari seputar "tolong, mau, teh, kopi, susu, gula, dan, atau".

Selanjutnya, metode pembelajarannya adalah mengartikan kalimat, menjawab pertanyaan, menyusun kalimat dan berbicara. Dengan kosa kata yang masih sedikit, semua metode tersebut diulang-ulang sehingga kita bisa menghapalnya.

Cara Belajar Bahasa Spanyol Otodidak untuk Pemula: Pengalaman Pakai Duolingo
contoh tampilan web Dualingo

Pengalaman Belajar Bahasa Spanyol Otodidak dengan Dualingo


Ini sudah hari ke-18 saya belajar bahasa Spanyol secara otodidak. Media belajar yang saya gunakan hanya Dualingo karena memang saya belajar for fun, bukan sesuatu keharusan atau mendesak. Selama menggunakan Dualingo ada poin plus minusnya, sbb:

Hal menyenangkan dari belajar bahasa menggunakan aplikasi Dualingo adalah:
  • Tampilannya menarik, ada animasi dan user interfacenya bagus.
  • Ada poin dan leaderboard yang membuat kita semangat untuk mendapatkan nilai yang bagus.
  • Ada streak yang membuat kita merasa harus belajar setiap hari.
  • Metode pembelajarannya seru serasa belajar sambil bermain.
  • Ada tahapan belajar atau tingkatan yang jelas.
  • Aplikasinya gratis

Hal kurang menyenangkan dari aplikasi Dualingo :
  • Tidak ada pengenalan abjad di awal, sehingga nggak tau pelafalan abjad.
  • Tidak ada penjelasan singkat tentang tata bahasa bahasa spanyol, jadi nggak ada gambaran.
  • Ada keterbatasan penggunaan dalam sehari (ini karena saya memakai versi gratisan)

Karena beberapa kekurangan Dualingo tersebut, saya merasa harus menambah media untuk belajar bahasa Spanyol, seperti dari Youtube, TikTok atau aplikasi lain.


Kesan Belajar Bahasa Spanyol Otodidak


Setelah dua minggu lebih belajar bahasa Spanyol, dengan durasi kurang dari 30 menit per hari. Bagian 1 unit 1 materinya tentang memesan di kafe. Dan sekarang saya sudah masuk bagian 1 unit 5 yaitu tentang mendeskripsikan kepribadian.

Sejauh ini, kesan saya mempelajari bahasa Spanyol adalah ada mudah dan susahnya. Terasa mudah karena menggunakan huruf alfabet dan pelafalan kata sesuai dengan huruf yang tertulis, tidak seperti bahasa Inggris. Lalu, tata bahasanya mirip bahasa Inggris seperti penyebutan "tante saya" menjadi "mi tia" yang mana "mi" itu sama seperti "my" dan "tia" adalah "aunty".

Sementara itu, terasa susah karena ada beberapa huruf yang menggunakan semacam harakat atau garis di atas huruf. Selain itu ada perbedaan partikel atau akhiran sesuai dengan jenis kelamin. 

Satu hal yang terasa unik dalam bahasa Spanyol, yaitu menggunakan tanda baca di akhir dan di awal untuk kalimat perintah dan kalimat tanya. 

Contoh: 
¿De dónde eres? = Kamu dari mana?
¡Un vaso de agua, por favor! = Tolong, satu gelas air!


Kesimpulan belajar Bahasa Spanyol Otodidak Pakai Dualingo


Berdasarkan pengalaman dan latar belakang saya mempelajari bahasa asing, bahasa Spanyol merupakan bahasa yang cukup mudah dipelajari oleh orang Indonesia. Pemula dapat belajar bahasa Spanyol menggunakan media apapun, salah satunya aplikasi Dualingo.

Walaupun tidak 100% gratis, aplikasi Dualingo bisa memberikan kita materi yang ringan dan memiliki metode pembelajaran yang seru. Tampilannya menarik, ada animasi dan user interfacenya bagus.

Yang terpenting dari belajar bahasa adalah konsisten, terus latihan dan enjoy the process!

Gracias

xoxo
Dila
Read More

Pengalaman Pertama Kali Melihat Livery McLaren 2026 di Jakarta

Selasa, 24 Februari 2026

2 komentar
Pengalaman Pertama Kali Melihat Livery McLaren 2026 di Jakarta

Assalamulaikum
Halo apa kabar semuanya!

Setelah menjadi penggemar F1, saya baru tau kalau Team selalu launcing desain Livery dan seragam baru setiap tahun. Vibes-nya seperti rilis album baru kalau di universe K-Pop, karena sangat ditunggu-tunggu oleh penggemar.

Adanya livery baru, bukan sekadar "new year new me". Tapi sependek yang saya tau, setiap Team  membuat desain mobil yang baru karena harus menyesuaikan regulasi terbaru dari FIA. Selain itu yang nggak kalah penting adalah menyesuaikan posisi dan ukuran logo sponsor sesuai dengan kontrak yang terbaru.

Apa itu Livery F1?


Bagi yang belum paham, Livery F1 adalah desain keseluruhan pada mobil balap F1, seperti warna, corak grafis dan logo sponsor.

Berbeda dengan tahun 2025, jadwal dan tempat perilisan Livery pada tahun 2026 tidak serentak. Seperti Red Bull Racing & Racing Bulls pada 15 Januari di Amerika Serikat, Ferrari dan Alpine pada 23 Januari dan terakhir Aston Martin dan McLaren pada 9 Februari.

Ada keuntungannya juga kalau tanggal perilisan Livery berbeda-beda, jadi setiap Team bisa mendapatkan spotlight dari seluruh fans Formula 1.

Ada Livery McLaren 2026 di Jakarta?


Sebagai penggemar baru, awalnya saya biasa saja dengan perilisan Livery ini karena sebenarnya memang kurang paham perbedaan desain baru dan lama. Hingga akhirnya saya lihat informasi di TikTok kalau McLaren melakukan global viewing party untuk Livery terbaru mereka MCL40 di London, Las Vegas dan Jakarta bersamaan dengan peluncuran utama di Bahrain.

Bisa dilihat, Indonesia menjadi negara satu-satunya di Asia Tenggara yang dipilih! Lebih detailnya, lokasi peluncuran Livery terbaru McLaren di Jakarta berada mall Senayan City. Terdapat semacam Pop Up Store PUMA x McLaren Racing persis di pintu masuk Senayan City, sehingga terlihat langsung dari jalan raya.

Mengetahui berita itu, saya sangat tergoda untuk melihat Livery McLaren di Jakarta tapi masih ragu-ragu karena nggak punya teman, hik hik. Apalagi alasan butuh teman sebenarnya adalah untuk bantu dokomentasi, hahaha.

Setelah berpikir panjang, akhirnya saya nekat pergi sendirian ke sana pada hari Jumat, 13 Februari sekitar jam 16:30. Dan saya berpikir, soal dokumentasi bisa minta tolong ke orang sekitar.


Kenapa tertarik melihat Livery McLaren 2026 di Jakarta?


Awalnya saya benar-benar galau, tapi video TikTok penggemar F1 yang berkunjung ke Pop Up Store PUMA x McLaren Racing selalu muncul di FYP saya. Lalu saya coba me-list beberapa hal yang membuat saya harus berkunjung ke sana walaupun sendirian :

  • McLaren adalah Team favorit saya (sebenarnya drivernya sih), jadi sepertinya wajib untuk datang.
  • Lokasinya sangat dekat dari kosan, yaitu di mall Senayan City. Tinggal naik bus TJ, langsung sampai (cepat+murah). Bayangkan fans lain yang tinggal jauh dari Jakarta, misalnya di Riau atau Surabaya.
  • Indonesia menjadi negara satu-satunya di Asean! Betapa baiknya McLaren dengan penggemar Indonesia. Bahkan mereka nggak memilih Singapura, lho!
  • Waktunya terbatas yaitu cuma 5 hari.
  • Tidak ada biaya masuk, alias GRATIS



Ada apa saja di Pop Up Store PUMA x McLaren?



Saya tiba di sana hampir jam 5 sore dan sudah ada antrian yang cukup panjang. Kurang lebih 30 menit mengantri, akhirnya saya bisa masuk ke dalam Pop Up Store dengan tema Race Louder

Secara singkat, yang ada di dalam Pop Up Store PUMA x McLaren Racing dan hal yang bisa dilakukan adalah

Pengalaman Pertama Kali Melihat Livery McLaren 2026 di Jakarta

- Livery McLaren 2026 (MCL40) 

Katanya Livery ini adalah replika dengan ukurannya sama persis dengan aslinya. Semua pengunjung boleh berfoto di depan Livery ini, tapi karena ada banyak orang, harus antri dulu.

- Koleksi PUMA x McLaren Racing

Tedapat pajangan semua koleksi terbaru PUMA x McLaren seperti baju, topi dan sepatu yang bisa dibeli langsung.

Pengalaman Pertama Kali Melihat Livery McLaren 2026 di Jakarta

- Photobooth dengan background Lando & Oscar

Photobooth-nya gratis, dan sebenarnya di hari pertama pengunjung dikasih hasil print foto. Namun saat saya ke sana, kita cuma dikasih barcode untuk unduh foto.

- F1 Reflex Test

Ini semacam alat untuk mengetes kemampuan reflek kita, yang mana alat ini juga sering digunakan oleh para driver untuk latihan. Saya sempat mencoba alat ini dan hasilnya cuma dapat sekitar 100 poin.

- Sim Racing

Saya ingin coba Sim Racing tapi antriannya cukup banyak. Jujur saya kurang tau detailnya, tapi intinya game balap F1 dengan pilihan sirkuit seperti sirkuit yang ada (asli).


Selain itu semua, di area luar juga ada beberapa spot foto yang menarik. 

Pengalaman Pertama Kali Melihat Livery McLaren 2026 di Jakarta

@_chocodilla Akhirnya bisa lihat langsung Livery McLaren di Indonesia. Bismillah nanti bisa lihat aslinya + para drivernya, di Monaco aja, gpp ya Allah. Singapura juga gpp🤲🏻 #mclaren #landonorris #oscarpiastri #liverymclaren #formula1 ♬ original sound - 𝙴𝙲𝙷𝙾

Testimoni Event Race Louder Puma x McLAren 2026 di Jakarta


Sedikit testimoni saya setelah mengunjungi event ini, overall keren dan seru. Tempatnya mudah dijangkau karena di mall besar di pusat kota Jakarta. Banyak hal yang bisa di-explore seperti lihat Livery, lihat koleksi Puma X McLaren, banyak spot foto dan ada permainan. Kekurangannya cuma satu yaitu tempatnya agak kecil.

Sebagai penggemar baru Formula 1, saya amat sangat senang bisa datang ke event ini. Apalagi saya memang fans berat Lando Norris, jadi bisa dibayangkan bahagianya bertubi-tubi.

Mungkin ini awal permulaan, bismillah nanti bisa melihat langsung Livery McLaren yang asli berserta kedua drivernya yaitu Lando Norris dan Oscar Piastri, aamiin. Dan bismillah nanti juga bisa nonton race langsung, entah itu di Singapura atau di Monaco, aamiin.

Oh iya, terima kasih kepada semua orang yang sudah membantu take foto dan video saya saat di sana. 

xoxo
dila
Read More

Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)

Jumat, 20 Februari 2026

18 komentar
Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)

Assalamualaikum
Halo apa kabar semuanya~

Saat menulis artikel tentang Rekomendasi Oleh-Oleh dari Indonesia untuk Orang Asing, saya sadar kalau oleh-oleh itu nggak bisa digeneralisasi. Ada barang yang sepertinya cocok untuk negara tertentu tapi kurang rekomendasi untuk negara lain. Oleh karena itu, akhirnya saya spesifik menulis list barang yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk orang Korea Selatan pada artikel tersebut. 

Kenapa untuk orang Korea?

Ini bukan sekadar karena Korea sedang terkenal, melainkan karena pengalaman pribadi. FYI, saya pernah bekerja di perusahaan multinasional (Korea) dan pernah tinggal di Korea, sehingga cukup paham mengenai barang yang cocok untuk dijadikan souvenir untuk orang Korea.

Nah, pada artikel ini saya ingin menulis rekomendasi oleh-oleh untuk orang Malaysia. Alasannya  karena turis Malaysia cukup banyak di Indonesia dan warga Indonesia juga punya banyak relasi atau teman di Malaysia.

Selain itu, saya terinspirasi dari konten TikTok yang dibuat oleh orang Malaysia, mengenai barang yang dia beli saat liburan di Indonesia. Oleh karena itu, berikut list barang yang menjadi rekomendasi oleh-oleh dari Indonesia.


Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)



1. Parfum : Alchemist & HMNS


Parfum merek lokal seperti Alchemist & HMNS menjadi barang incaran orang Malaysia saat liburan ke Indonesia.

Parfum Alchemist cukup terjangkau, dengan harga start from 249.000 rupiah (50mL). Apalagi parfum merek lokal ini baru saja berkolaborasi dengan penyanyi Korea terkenal yaitu DPR IAN dengan mengeluarkan edisi parfum DPR IAN. Sehingga pasti makin menjadi incaran warga asing termasuk orang Malaysia.

Sementara parfum HMNS (dibaca: humans) sedikit lebih murah, yaitu mulai dari 323.000 rupiah (100mL). Selain parfum badan, HMNS juga memiliki koleksi parfum rambut dan diffuser.

Parfum Alchemist dan HMNS dapat dibeli di mall di Jakarta atau di online shop.

Sebagai orang Indonesia, saya malahan baru tau dua merek parfum tersebut dari video TikTok orang Malaysia. Karena banyak orang Malaysia yang mention parfum ini, tentu parfum Alchemist & HMNS menjadi rekomendasi oleh-oleh untuk orang Malaysia.

Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)


2. Snack : beng-beng & Silverqueen


Jika parfum terlalu mahal dan kamu ingin memberikan oleh-oleh dalam jumlah banyak, maka bisa memborong beng-beng & Silverqueen

Snack berbahan cokelat yang merupakan produk asli Indonesia ini menjadi camilan favorit orang Malaysia. Dan kedua snack ini sangat mudah ditemukan, seperti di Indomart dan Alfamart.

Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)


3. Jilbab & Baju


Turis Malaysia yang liburan ke Indonesia khususnya Jakarta, selalu mampir ke Thamrin City untuk berbelanja pakaian. Karena budaya kita mirip dan Malaysia juga banyak yang beragama islam, mereka suka hunting pasmina, baju muslim, mukena dan baju batik di Thamrin City.

Oleh karena itu, kamu dapat membeli sesuatu di Thamrin City untuk dijadikan oleh-oleh sesuai dengan budget yang dimiliki.

Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)
Sumber: Instagram Kanuna


4. FreshCare 


Siapa sangka FreshCare menjadi barang incaran orang Malaysia saat liburan ke Indonesia? Kalau nggak lihat di TikTok, saya nggak akan tahu tentang ini.

FreshCare adalah minyak angin aroma terapi yang berkhasiat untuk meringankan sakit kepala, masuk angin hingga melegakan pernapasan. Dulu FreshCare identik dengan kaum boomer, namun sekarang milenial hingga gen Z juga sudah mulai membutuhkan FreshCare,

Ternyata FreshCare sendiri sudah membuat inovasi pada produknya sehingga memang terlihat sebagai produk untuk kalangan gen Z, dan bahkan menarik minat orang Malaysia. Katanya di Malaysia, FreshCare masih susah untuk ditemukan dan harganya lebih mahal.

Di Indonesia, produk FrashCare ada berbagai varian dan bentuk dengan harga sangat murah yaitu mulai dari 13.000.

Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)
FreshCare double inhealer


5. Skincare Indonesia


Beberapa tahun terakhir skincare lokal mulai bermunculan dan berhasil bersaing dengan skincare dari brand asing. 

Skincare lokal seperti WARDAH, Somethic, Hanasui dan lainnya bisa dijadikan oleh-oleh untuk orang Malaysia. Karena skincare lokal biasanya sudah ada label halal, sehingga sangat cocok untuk orang Malaysia yang juga mayoritas beragama Islam.

Selain kualitasnya yang sudah teruji, skincare lokal juga memiliki keunikan masing-masing. Seperti packaging yang cute, hingga edisi khusus kolaborasi dengan artis Korea. 

Berikut contoh kolaborasi Somethic dan One Piece:

Rekomendasi Oleh-oleh Indonesia untuk Orang Asing (Malaysia)
Sumber: Instagram Somethic Official

***

Demikian lima rekomendasi barang yang dapat dijadikan oleh-oleh untuk orang asing khususnya orang Malaysia. 

Barang-barang tersebut saya rangkum berdasarkan rekomendasi langsung dari orang Malaysia yang diunggah di TikTok.

Jika kamu punya rekomendasi lainnya, silakan tulis di kolom komentar, ya!

xoxo
dila
Read More

Culture Shock K-Poppers Jadi Fans Formula1

Jumat, 13 Februari 2026

Tidak ada komentar
Culture Shock K-Popers Jadi Fans Formula1

Assalamulaikum 
Halo semuanya~

Setelah konsisten jadi k-poppers bertahun-tahun, tak disangka pada November 2025 saya masuk ke universe baru yaitu menjadi penggemar Formula 1 atau F1.

Cerita detailnya sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya yang berjudul Ketika Cewek K-Pop jadi Fans Formula 1. Di sana saya sudah menuliskan kenapa bisa tertarik dan siapa bias(?) saya di Formula 1.

Ternyata saya bukan sekadar FOMO, tapi benar-benar suka dengan F1. Terbukti pada Februari 2026 ini saya masih mengikuti perkembangan F1 dan terus upload konten tentang F1 di TikTok. Padahal F1 sedang memasuki winter break sejak final GP di Qatar pertengahan Desember 2025 hingga minggu pertama Maret 2026.

Bertahun-tahun menjadi k-popper dan sekarang menjadi fans F1, tentu ada semacam culture shock. Walaupun mungkin nggak apple to apple, tapi saya ingin sekali menceritakan hal yang membuat saya kaget ketika mengikuti dunia F1.

Oleh karena itu, pada artikel ini saya ingin merangkum beberapa culture shock dan pengetahuan baru k-popper menjadi fans F1.


Culture Shock K-Poppers Jadi Fans Formula 1



1. F1 Drivers bebas bawa pacar


Ini benar-benar culture shock! Dulu saya kira, driver hanya bawa istri atau keluarga saat ajang balapan. Ternyata driver F1 juga bawa pacar secara terang-terangan ke paddock. Bahkan driver yang masih muda seperti Kimi dan Ollie pun nggak ragu-ragu untuk membawa pacar.

Pihak F1 dan team resmi juga nggak ragu untuk memposting pacar para driver di media sosial. Bahkan saat Charles mengumumkan bahwa dia sudah melamar pacarnya, akun F1 official me-repost di feed mereka.

Sementara di dunia K-Pop, punya pacar itu seperti dosa besar. Kalau ada idol yang dirumorkan punya pacar, pihak agensi sampai harus menyampaikan pernyataan resmi untuk meredam kegaduhan. Bahkan ada idol yang didemo oleh penggemar dan disuruh mundur saat ketahuan punya pacar.

Oleh karena itu, bisa dibilang semua idol merahasiakan pacarnya atau status hubungan percintaannya. Tentu ini bukan fenomena yang baru terjadi, ini sudah menjadi culture yang diwariskan sehingga susah untuk diubah.

Culture Shock K-Popers Jadi Fans Formula1
Driver F1 dan Pasangannya

2. Driver bisa pindah Team


Cukup kaget mengetahui kalau driver bisa pindah-pindah team. Seperti Carlos Sainz yang awalnya Toro Rosso (2015–2017), Renault (2017–2018), McLaren (2019–2020), Ferrari (2021–2024) dan sekarang di Williams.

Di pikiran saya "Eh, kok driver boleh pindah-pindah? Nanti dia bocorin rahasia ke team lain dong?". 

Jika dibandingkan dengan K-Pop, memang jumlah member dalam grup bisa berkurang atau bertambah. Tapi seorang idol nggak akan bisa pindah ke agensi lain lalu bergabung dengan grup yang sudah ada. Namun seorang idol/penyanyi bisa join agensi lain tapi biasanya sebagai soloist

Culture Shock K-Popers Jadi Fans Formula1
Carlos Sainz dengan 4 baju berbeda


3. Satu Team tapi bersaing


Hal yang juga menjadi culture shock saya saat mengikuti F1 adalah ternyata teman satu team bisa menjadi saingan berat. Walaupun katanya di setiap team ada first driver dan second driver, tapi intinya mereka harus bersaing untuk poin masing-masing.

Sementara di k-pop, satu grup berarti bekerja sama untuk kesuksesan grup. Jadi nggak ada namanya saling bersaing. Yaah, kecuali kalau nanti mereka merilis album masing-masing. Jadi nanti bersaing merebutkan posisi di tangga lagu dan lainnya.

Tapi tetap saja persaingan satu team di F1 itu cukup bikin baper. Seperti persaingan Lando Norris dan Oscar Piastri di Team McLaren.

Culture Shock K-Popers Jadi Fans Formula1
Korban Papaya Rules


4. Nama Team bisa berubah


Ternyata nama team F1 bisa berubah tergantung sponsor. Bahkan driver pun bingung dengan nama team mereka terbaru atu di awal musim.

Seperti Ferrari di 2026 menjadi Scuderia Ferrari HP, dan Mercedes menjadi Mercedes-AMG PETRONAS. 

Sementara di dunia K-Pop, nama grup itu sudah tetap. Kecuali jika kontrak berakhir dan anggota grup sepakat pindah agensi dan menggunakan nama baru, seperti boyband Beast berubah nama menjadi Highlight.

Culture Shock K-Popers Jadi Fans Formula1


5. Akun official tak ragu posting Driver Team lain


Memang keluarga F1 itu sedikit sehingga para driver sering berinteraksi. Tapi saya nggak menyangka kalau akun official team nggak ragu sama sekali mem-posting foto atau video yang di dalamnya ada driver dari team lain.

Seperti akun McLaren yang memposting driver mereka satu panggung dengan driver Ferrari. Akun Williams yang memposting foto driver mereka saat mengobrol dengan semua driver dari team lain.

Mungkin bagi orang awam atau fans F1 hal ini terlihat biasa. Tapi saya sebagai k-poppers merasa ini hal yang luar biasa. Karena di k-pop akun official itu seperti sakral dan hanya memposting foto atau video grup mereka saja. Jangankan foto dengan grup agensi lain, foto dengan grup sesama agensi juga amat sangat jarang. Tapi memang setelah ada tren dance challenge di TikTok, sekarang mulai ada video bersama grup lain yang diposting di akun resmi.

Seperti akun Instagram Cortis, yang hanya posting tentang Cortis. Tidak akan mem-posting foto atau video dengan grup lain bahkan satu agensi seperti TXT dan BTS, kecuali jika ada dance challenge.

Selain itu, untuk dunia F1. Bukan sekedar karena mereka saling bersaing, tapi driver lain kan menggunakan baju yang penuh dengan logo sponsor. Jadi saya merasa kaget dan penasaran, apa sponsor team nggak mempermasalahkan hal itu?

Contoh postingan akun Williams yang meunggah foto driver mereka dengan beberapa driver team lain.


***

Sekian culture shock dari seorang wanita yang sudah lama menjadi k-poppers. Memang ini beda dunia, yang penting intinya perasaan kaget saat memasuki dunia baru!

Apapun itu, yang terpenting saya senang bisa menambah fandom di dunia sport, dan sebenarnya ini pertama kali saya menyukai ajang olahraga.

Terima kasih sudah membaca tulisan saya, sampai jumlah di artikel F1 lainnya, hehe.

xoxo
dila
Read More

2025 Wrapped: 7 Best Moments in 2025

Minggu, 01 Februari 2026

Tidak ada komentar
2025 Wrapped: 7 Best Moments in 2025

Assalamualaikum,
Halo semuanya~

Tahun 2025 bagi saya adalah tahun yang cukup berat dan penuh tantangan. Masih banyak harapan yang belum terwujudkan, dan masih banyak keinginan yang belum bisa dilaksanakan.

Walau demikian, ada banyak nikmat atau kebahagiaan dari Allah yang berhasil membuat saya tersenyum dan mensyukuri tahun 2025.

Tulisan ini bisa dibilang menjadi salah satu cara saya mensyukuri segala hal baik dan berkesan selama 2025. Supaya bisa diingat dan dibaca lagi di kemudian hari.

Baiklah, berikut saya rangkum momen menyenangkan selama 2025. Anyways, angka cuma sebagai penanda, bukan urutan paling, yah


7 Best Moments in 2025



1. Lebaran di Kampung Halaman


Alhamdulillah tahun 2025 bisa merayakan lebaran di kampung halaman. Nggak ada yang bisa mengalahkan suasana lebaran di kampung halaman! 

Mulai dari berkumpul dengan keluarga, makanan dan kue lebaran, suasana sholat idul fitri di mesjid dan tradisi mengunjungi keluarga besar bahkah hingga hari keempat.

Berikut reels saat lebaran di kampung halaman, Bukittinggi:


2. Ulang Tahun (surprise, kado & hunting birthday treats)


Ulang tahun di 2025 cukup menyenangkan karena berhasil "request" kado ke saudara, yaitu smartwatch. Selain mereka beneran mau ngasih kado sesuai permintaan, mereka juga memberikan surprise di jam 00.00. Karena kebetulan saat itu weekend dan kami sedang berkumpul di apartemen adik saya.

Keesokan harinya, kami mulai hunting birthday treats di beberapa restoran di mall. Bagi yang belum tahu, beberapa restoran terkenal memiliki program birthday treats dengan syarat dan ketentuan masing-masing. Seperti Marugame Udon memberikan free menu tertentu dengan memperlihatkan semacam kode ulang tahun yang muncul di aplikasi restoran yang sudah di-install sebulan sebelumnya.


3. Nonton Konser Wave To Earth


Wave To Earth adalah band Korea favorit saya beberapa tahun terakhir, dan benar-benar nggak nyangka bisa menonton konser mereka di awal tahun 2025.

Memang, menonton konser Wave To Earth merupakan salah satu wishlist tapi sebenarnya belum menggebu-gebu seperti keinginan nonton konser DPR IAN. 

Padahal nggak punya teman untuk nonton konser, tapi akhirnya nekat nonton sendiri setelah mengetahui venuenya ternyata sangat dekat dengan kosan, yaitu di area GBK. Tanpa ragu saya membeli tiket VIP 2 sekitar seminggu sebelum konser, karena melihat harganya lumayan murah. 

Ini pertama kali saya nonton konser sendirian dan sekaligus pengalaman pertama nonton konser band Korea. Saya sangat puas karena bisa melihat mereka dari dekat dan menikmati lagu-lagu mereka secara langsung.

4. Suka F1 (dunia baru & punya bias baru)


Maaf agak lebay tapi menemukan dan menyukai Formula 1 menjadi sebuah the best moment di tahun 2025. Saya merasa senang sekali memiliki obsesi baru atau hiburan baru. Karena selama ini cuma suka K-Pop.

Suka F1 seperti masuk ke dunia baru. Banyak culture shock (sebagai Kpoppers menjadi fans F1), pengetahuan baru dan yang paling menyenangkan adalah punya new bias

Dan berkat F1, akun pribadi saya di TikTok berubah menjadi akun fangirling F1. Apalagi karena banyak konten saya tentang F1 yang viral. So far, pencapaian terbaik adalah ada dua konten yang dinotice oleh admin HAAS dan Esteban Ocon, driver HAAS. 
@_chocodilla Ada yang perhatiin ini nggak kemaren, pas penyerahan piala di Abu Dhabi? Gw ketawa lihatnya!! Si bapak abaya putih jiwanya Asian parent banget😅😅 #landonorris #oscarpiastri #maxverstappen #mclaren #abudhabigp2025 ♬ Careless Cbat - There I Ruined It

5. Bimbingan Tesis (beli iPad & Laptop Baru)


Akhirnya saya menghadapi ketakutan saya dari dulu yaitu menyusun tesis S2! Walau demikian, ini menjadi the best moment karena saya jadi mendapatkan pengalaman baru. Seperti merasakan bimbingan dengan dosen, menyebarkan kuisioner hingga merasakan proses penulisan yang penuh dengan air mata. 

Selain itu "berkat" menulis tesis, saya jadi punya iPad dan laptop baru. iPad awalnya dibeli supaya mudah dibawa ke kampus dan supaya mudah untuk mempelajari artikel penelitian. Dan saya terpaksa beli laptop baru karena laptop yang lama rusak.


6. Bertemu Teman dan Berkunjung ke UI


Bertemu dengan teman lama, khususnya teman di kuliah dulu dan teman kerja dulu menjadi momen berkesan bagi saya. Bertemu dengan mereka biasanya menjadi ajang nostalgia.

Selain itu, pada akhir tahun 2025 saya sempat berkunjung lagi ke kampus, khususnya FIB UI. Ketika memasuki arena FIB, rasanya terharu karena semua kenangan saat belajar di sana langsung muncul. FIB UI menjadi tempat yang spesial bagi saya karena selain untuk menimba ilmu, ini merupakan tempat pertama saya merantau. 

FIB UI
Di FIB UI


7. Bikin Blog Baru (+Aktifin Blog Lama)


Salah satu gebrakan terbaik saya di tahun 2025 adalah membuat blog baru yaitu Ruang Jenama. Blog ini dibuat dengan niat untuk menyalurkan pengetahuan yang sudah didapatkan selama kuliah. Oleh karena itu blog Ruang Jenama memiliki niche marketing, branding dan business.

Selain itu, saya juga mulai mengaktifkan blog lama yaitu Bersama Kpop, yang dulu sempat mati suri karena lupa revewal domain.

Semoga saya dapat aktif di ketiga blog selama tahun 2026, aamiin.

***

Sekian 7 momen terbaik saya selama 2025. Semoga tahun 2026 lebih menyenangkan, banyak berita baik, banyak pencapaian dan pokoknya semua yang baik-baik.

xoxo
dila
Read More

Parenting VOC vs Soft Parenting: Mana yang cocok untuk parenting anak jaman sekarang?

Sabtu, 10 Januari 2026

23 komentar
Parenting VOC vs Soft Parenting

Sumber gambar : dibuat menggunakan Gemini AI


Waktu itu saya melihat sebuah video di TikTok yang memperlihatkan seorang anak kecil yang mulutnya diplester oleh ibunya sebagai hukuman karena si anak sering meludah dan berkata kasar.

Tindakan tersebut menuai pro dan kontra dari para netizen, ada yang setuju dengan pola asuh keras yang dikenal dengan metode parenting VOC tersebut, namun ada juga yang nggak setuju karena menganggap ada cara lain yang lebih baik.

Bagaimana pendapat teman-teman mengenai parenting voc vs soft parenting? Apa benar metode parenting VOC sudah nggak cocok untuk jaman sekarang dan sebagai gantinya soft parenting adalah metode yang paling bagus?

Sebelum menilai pola asuh mana yang paling benar “parenting VOC vs soft parenting”, mari kita pahami dulu tentang kedua metode parenting anak tersebut!


Karakteristik dan Prinsip Dasar Soft Parenting


Soft parenting merupakan pola asuh anak yang berfokus pada membangun hubungan yang aman secara emosional antara orang tua dan anak. Prinsip utamanya adalah menghargai anak sebagai individu yang sedang belajar mengelola emosi, bukan memaksa untuk patuh.

Ciri khas soft parenting adalah mengutamakan komunikasi dua arah, mengajarkan konsekuensi yang logis bukan hukuman, konsisten terhadap aturan, serta empati terhadap perasaan anak. Orang tua tetap tegas, tetapi tidak menggunakan teriakan, ancaman, kekerasan verbal atau kekerasan fisik.

- Manfaat dan Efek Positif Soft Parenting terhadap Perkembangan Emosi Anak

Soft parenting membantu anak mengenali emosinya sejak dini seperti senang, marah, sedih atau kecewa. Dan yang paling penting, anak diajari untuk mengelola emosi tersebut dan memahami bahwa tetap ada batasan perilaku yang harus dijaga.

Anak yang dibesarkan dengan pendekatan ini cenderung memiliki kontrol emosi yang lebih baik, empati tinggi, dan kemampuan komunikasi yang sehat. Hubungan orang tua dan anak pun menjadi lebih hangat karena dilandasi rasa aman dan saling percaya.

- Kesalahpahaman Umum Mengenai Soft Parenting

Salah satu mitos terbesar tentang soft parenting adalah anggapan bahwa anak akan menjadi manja dan tidak disiplin. Padahal, soft parenting bukan berarti membiarkan semua keinginan anak terpenuhi.

Justru sebaliknya, pendekatan ini menekankan batasan yang jelas, tetapi disampaikan dengan cara yang lebih manusiawi. Anak tetap belajar tanggung jawab dan konsekuensi, hanya saja tanpa tekanan emosional berlebihan.

Mengapa Orang Tua Cenderung Memilih Pola Asuh Galak atau Parenting VOC?


Parenting VOC vs soft parenting merupakan pilihan parenting anak yang sering dipengaruhi oleh beberapa hal. Seperti pengalaman masa kecil orang tua sendiri, tingkat stres, lingkungan sosial, serta dukungan yang dimiliki. Orang tua yang lelah, kurang istirahat, atau hidup di lingkungan yang penuh tekanan lebih rentan menggunakan pola asuh galak.

Sebaliknya, orang tua yang memiliki akses informasi parenting seperti di era kemajuan teknologi dan informasi di jaman sekarang, dukungan pasangan, dan lingkungan yang kondusif cenderung lebih mampu menerapkan soft parenting secara konsisten.

- Dampak Jangka Pendek dan Jangka Panjang Pola Asuh Galak pada Anak

Pola asuh galak atau VOC parenting memang sering terlihat ampuh, seperti anak bisa langsung diam, takut, dan mengikuti perintah. Namun hal ini sebenarnya memiliki efek jangka pendek, karena kepatuhan tersebut biasanya didorong oleh rasa takut, bukan pemahaman.

Sementara untuk jangka panjang, anak berisiko mengalami masalah kepercayaan diri, kesulitan mengekspresikan emosi, hingga kecenderungan memberontak atau justru menjadi sangat pasif. Selain itu, anak juga bisa meniru pola komunikasi seperti ini saat berinteraksi dengan orang lain.

Perbandingan Reaksi Anak terhadap Disiplin Keras dan Disiplin Positif (Parenting VOC vs Soft Parenting)


Jika kita bandingkan parenting VOC vs soft parenting berdasarkan reaksi anak, pada disiplin keras, anak biasanya bereaksi dengan takut, menutup diri, atau melawan secara pasif. Sedangkan pada disiplin positif, anak mungkin tetap menangis atau protes di awal, tetapi perlahan belajar memahami alasan di balik aturan.

Perbedaan utamanya terletak pada motivasi anak: takut dihukum versus memahami nilai dan tanggung jawab.

Strategi Menyeimbangkan Keduanya: Tegas Tanpa Perlu Bersikap Galak


Menjadi orang tua bukan tentang memilih salah satu dari metode parenting VOC vs soft parenting. Orang tua tetap bisa bersikap tegas tanpa perlu bersikap galak. Kuncinya ada pada kesadaran emosi dan konsistensi.

Beberapa strategi yang bisa diterapkan antara lain:
  • Menurunkan nada suara sebelum menegur anak
  • Menyampaikan aturan secara singkat dan jelas
  • Memberikan konsekuensi yang relevan dengan perilaku
  • Mengatur emosi diri sebelum bereaksi

Lingkungan Hunian yang Mendukung Soft Parenting



Parenting anak yang sehat tidak berdiri sendiri, tetapi sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal. Kawasan yang aman, walkable, dan ramah anak membantu anak menyalurkan energi secara positif serta mengurangi stres orang tua.

Salah satu kawasan yang dirancang dengan konsep tersebut adalah Summarecon Tangerang, pengembangan ke-9 dari Summarecon Group dengan tagline six lakes, one vibrant city. Kawasan ini memiliki enam danau besar, jalan bulevar yang lebar, jalur pedestrian yang nyaman, serta akses strategis.

Untuk keluarga muda, terdapat Cluster Rona Homes yang mengusung konsep rumah tumbuh bergaya modern tropis, lengkap dengan one gate system, clubhouse, kolam renang, dan children playground. Pilihan lain, terdapat Cluster Briza Lakes dengan konsep spacious compact living dan tropical urban homes, yang sudah siap huni sejak Desember 2025. Selanjutnya bagi yang mencari hunian lebih eksklusif, terdapat Cluster Havena Lakes yang mengusung konsep luxury affordable & tropical timeless design.

Lingkungan yang nyaman dan tertata seperti ini dapat menjadi pondasi penting bagi orang tua untuk menerapkan parenting anak yang paling tepat demi membangun karakter anak yang baik.

***
Read More